mei2

Kita diciptakan oleh Alloh bukan untuk menjadi pecundang,tapi kita telah diciptakan oleh Alloh berpotensi untuk sukses. Tidak hanya untuk ukuran dunia tapi juga untuk ukuran akhirat

Wednesday, December 13, 2006

everyday full to love

Waktu terus berjalan ga terasa udah 2 tahun ada d jatinangor lama2 knapa betah juga ya pokoknya is the best tiap hari selalu ada cinta bwat may dan tiap hari juga selalu ada senyuman dari orang2 yang may sayang terjadi pergolakan bathin tapi diri ini ingin diperhatikan kadang samar mana yang salah dan yang benar yang may tahu may cuma ingin bahagia
pokoknya temanya DEMAKIN HARI SEMAKIN CINTA

Monday, October 30, 2006

heart

dosakah aku bila dicintaimu
bila jalinan hati kini menjeratku
tapi haruskah diriku pasrah, diriku menyerah

memang cinta tiada bermata
bisa ciptakan sedih juga bahagia
ku kini terjerat karenanya susah lepaskan dia

jalannya cinta ternodai hati
aku dicinta jalinan tiada pasti
dan aku tak harus terkalahkan
dan diriku terabaikan kuikuti jalannya hati.................

Monday, October 02, 2006

Bila tak ada hari esok

Bila tak ada hari esok lagi
Bersama untuk berdua
Maka gunakan sisa waktu yang
Ada di dalam hidup ini
Karena tak akan lama lagi oh

Bila tinggal sedikit waktu
Untuk kita berdua
Maka maafkanlah segala janji
Yang tak pernah terpenuhi
Karena tak bisa tertebak segala

Kenanglah semua yang pernah
Kita jalani bersama
Meskipun sekejap saja
Anggaplah selamanya

Bukanlah ini kehendakku
Tapi ini jalan yang terbaik
Rindukan aku bila
Tak pernah ada hari esok

Bila tak pernah ada hari esok
Untukku lagi

ku bisa saja

semakin lama semakin kurasa tak tentu
bila ku tahu kau masih bersamanya
dan hari hari terasa menyiksa diri
bila ku pikirkan kau dicumbu olehnya

haruskah kuhapus semua bayang ini
atau ku berbuat ingkari hatiku

ku bisa saja
merebut dirimu
dari dia yang memiliki
hatimu
dan juga ragamu
ku pasti bisa dapatkan semua

kubisa saja membuat kau membencinya
dia yang mencintaimu
bila ku
tak pernah mengenal
kaidah yang dulu pernah tercipta di dunia

my mind-12



Monday, September 25, 2006

Artikel aja

Bicaralah dengan bahasa hati.....
Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh
cinta. Tak ada penyakit yang tak dapat
disembuhkan oleh kasih sayang. Tak ada
permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh
ketulusan. Tak ada kesulitan yang tak dapat
dipecahkan oleh ketekunan. Tak ada batu keras
yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran.
Semua itu haruslah berasal dari hati anda.

Bicaralah dengan bahasa hati, maka akan sampai
ke hati pula. Kesuksesan bukan semata-mata
betapa keras otot dan betapatajam otak anda,
namun juga betapa lembut hati anda dalam
menjalani segala sesuatunya.Anda tak kan dapat
menghentikan tangis seorang bayi hanya dengan
merengkuhnya dalam lengan yang kuat. Atau,
membujuknya dengan berbagai gula-gula dan ata-
kata manis. Anda harus mendekapnya hingga ia
merasakan detak jantung yang tenang
jauh di dalam dada anda.

Mulailah dengan melembutkan hati sebelum
memberikannya pada
keberhasilan anda.

About life

Ada hal hal yang tidak ingin kita lepaskan
dan ada orang orang yang tidak ingin kita tinggalkan
Tapi ingatlah, melepaskan bukan berarti akhir dari dunia
melainkan awal dari kehidupan yang baru

Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah tersakiti
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah mencari dan telah mencoba
Karena merekalah yang bisa menghargai
Betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka

Cinta adalah ketika kamu menitikkan air mata, tetapi masih peduli terhadapnya
Cinta adalah ketika dia tidak mempedulikanmu, kamu masih menunggunya dengan setia
Cinta adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum
sambil berkata , “ Aku turut berbahagia untukmu “

Apabila cintamu tidak berhasil, bebaskanlah dirimu
Biarkanlah hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas lagi
Ingatlah, kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya..
Tetapi saat cinta itu dimatikan, kamu tidak perlu mati bersamanya..

Orang yang terkuat bukanlah orang yang selalu menang dalam segala hal
Tetapi mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh
Entah bagaimana, dalam perjalanan kehidupanmu,
Kamu akan belajar tentang dirimu sendiri dan suatu saat kamu akan menyadari
Bahwa penyesalan tidak seharusnya ada di dalam hidupmu
Hanyalah penghargaan abadi atas pilihan pilihan kehidupan yang telah kau buat
Yang seharusnya ada di dalam hidupmu

Sahabat sejati akan mengerti ketika kamu berkata, “ Aku lupa “
Sahabat sejati akan tetap setia menunggu ketika kamu berkata, “ Tunggu sebentar “
Sahabat sejati hatinya akan tetap tinggal, terikat kepadamu
ketika kamu berkata, “ Tinggalkan aku sendiri “

Saat kamu berkata untuk meninggalkannya,
Mungkin dia akan pergi meninggalkanmu sesaat,
Memberimu waktu untuk menenangkan dirimu sendiri,
Tetapi pada saat saat itu, hatinya tidak akan pernah meninggalkanmu
Dan sewaktu dia jauh darimu, dia akan selalu mendoakanmu dengan air mata.

Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang
Bukan karena orang itu berhenti mencintai kita
Atau karena ia tidak mempedulikan kita
Melainkan saat kita menyadari bahwa orang itu
Akan lebih berbahagia apabila kita melepasnya
Tetapi apabila kamu benar benar mencintai seseorang,
Jangan dengan mudah kita melepaskannya
Berjuanglah demi cintamu... Fight for your dream !
Itulah cinta yang sejati..
Bukannya seperti prinsip “ Easy come.. Easy go... “

Lebih baik menunggu orang yang benar benar kamu inginkan
Daripada berjalan bersama orang “ yang tersedia “
Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai
Daripada orang yang berada di “ sekelilingmu “
Lebih baik menunggu orang yang tepat
Karena hidup ini terlalu berharga dan terlalu singkat
Untuk dibuang dengan hanya “ seseorang “
Atau untuk dibuang dengan orang yang tidak tepat
Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang paling menyakiti hatimu
Dan kadang kala teman yang membawamu di dalam pelukannya
Dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari

Bouat maz Indra dorodongdong

Terasa tersisih sendiri dipinggir sana
kau tiada lagi disampingku
berbicara menyalakan api
tika kau disampingku, kutunggu kuanggap itu
tikamu untukku semua bagi diriku
harapanmu padaku tidak ku indahkan
nasihatmu madu penyembuh luka
pabila bersamamu hilang dukaku
lewat kusadari nilai cintamu
pabila kau tiada lagi disisiku
belaianmu kini masih terasa
restu darimu membawa ku ke surga
lewat kusadari nilai cintamu
pabila kau tiada lagi disisiku

Andai dapat kukembali , mengubah yang terjadi
pasti takkan ku ulangi walau hanya sekali
namun hanya doa yang bisa kukirimkan

Kukan mencoba tempuh hidup sendiri
karena kita kan........ akhirnya SENDIRI

Nyang ini khusus bwat Rizka

Setelah kufahami kubukan yang terbaik
Yang ada di hatimu
Tak dapat kusangsikan ternyata dirinyalah
Yang mengerti kamu
Bukanlah diriku.....
Kini maafkamlah aku bila ku menjadi bisu
Kepada dirimu
Bukan santunku terdiam hanya hatiku terbatas
tuk mengerti kamu
Maafkanlah aku..........

Walau kumasih mencintaimu
kuharus meninggalkanmu kuharus melupakanmu
Meski hatiku menyayangimu nurani membutuhkanmu
Kuharus merelakanmu

Dan hanyalah dirimu yang mempu memahamiku
Yang dapat mengerti aku
Ternyata dirinyalah yang sanggup menyanjungmu
yang dapat menyentuhmu
Bukanlah diriku............

Toek Yuni

Dunia ini penuh kepalsuan
Mungkinkah tiada keikhlasan
Apakah ini suatu pembalasan
Kusadar kebesaranmu TUHAN

Aku bagai seorang
Kembara jalanan
Terombang ambing dilautan gelora
Mencari kebahagiaan
Dan untuk menopang kasih
Mungkinkah suratan hidup kan selalu sendirian

Hati membeku mengingatkan kata janji manismu
Kudilambung angan=angan,layak kasih sayang suci darimu
Kejamnya.........
Lidah tidak bertulang
Ucapan cinta mengiris kalbu
ku kan pergi
Membawa diri CINTA di hati terkubur lagi

Tidak kupahami mengapa terjadi
peristiwa pahit menggores hati
perjalanan hidup ini
sudah tertulis kutempuhi dengan KESABARAN
Kusadar kebesaranMU TUHAN

Thursday, September 21, 2006

Nothing

Sendiri... kuterpaku disini
Tak henti kulalui kenangan indah dulu
Serasa diri ingin berlari,
Mengejar masa yang tlah berlalu
Bilakah semua ini kembali
Impian takkan pernah terbeli

Esok kan pasti kujelang cahya hati
agar cinta ini slalu penuh arti
satu harap yang kujaga dalam hati
rasa cinta ini slalu sentuh hati

me n my best friend in unisba


Monday, September 18, 2006

WHY SCIENCE FAILS TO EXPLAIN THE GOD

Let me explain the problem science has with God. At an educational institution: Professing to be wise, they became
fools... The atheist professor of philosophy pauses before his class and then asks one of his new students to stand. `You're a Muslim, aren't you, son?`

`Yes, sir.`

`So you believe in God?`

`Absolutely.`

`Is God good?`

`Sure! God's good.`

`Is God all-powerful? Can God do anything?`

`Yes.`

The professor grins knowingly and considers for a moment.

`Here's one for you. Let's say there's a sick person over here and you can cure him. You can do it. Would you help them? Would you try?`

`Yes sir, I would.`

`So you're good...!`

`I wouldn't say that.`
`Why not say that? You would help a sick and maimed person if you could in fact most of us would if we could... God doesn't.`

[No answer]

`He doesn't, does he? My brother was a Muslim who died of cancer even though he prayed to God to heal him. How is this God good? Hmmm? Can you answer that one?`

[No answer]

The elderly man is sympathetic. `No, you can't, can you?` He takes a sip of water from a glass on his desk to give the student time to relax. In philosophy, you have to go easy with the new ones. Let's start again, young fella.`

`Is God good?`

`Er... Yes.`

`Is Satan good?`

`No.`

`Where does Satan come from?` The student falters.

`From... God...`

`That's right. God made Satan, didn't he?` The elderly man runs his bony fingers through his thinning hair and turns to the smirking, student audience.

`I think we're going to have a lot of fun this semester, ladies and gentlemen.`

He turns back to the Muslim. `Tell me, son. Is there evil in this world?`

`Yes, sir.`

`Evil's everywhere, isn't it? Did God make everything?`

`Yes.`

`Who created evil?`

[No answer]

`Is there sickness in this world? Immorality? Hatred? Ugliness? All the terrible things - do they exist in this world?`

The student squirms on his feet. `Yes.`

`Who created them? `

[No answer]

The professor suddenly shouts at his student.

`WHO CREATED THEM? TELL ME, PLEASE!`

The professor closes in for the kill and climbs into the Muslim's face. In a still small voice, `God created all evil, didn't He, son?`

[No answer] The student tries to hold the steady, experienced gaze and fails. Suddenly the lecturer breaks away to pace the front of the classroom like an aging panther. The class is mesmerised.

`Tell me,` he continues, `How is it that this God is good if He created all evil throughout all time?` The professor swishes his arms around to encompass the wickedness of the world. `All the hatred, the brutality, all the pain, all the torture, all the death and ugliness and all the suffering created by this good God is all over the world, isn't it, young man?`

[No answer]

`Don't you see it all over the place? Huh?`

Pause.

`Don't you?`

The professor leans into the student's face again and whispers, Is God good?`

[No answer]

`Do you believe in God, son?`

The student's voice betrays him and cracks.

`Yes, professor. I do.` The old man shakes his head sadly. `Science says you have five senses you use to identify and observe the world around you. You have never seen God, Have you?`

`No, sir. I've never seen Him.`

`Then tell us if you've ever heard your God?`

`No, sir. I have not.`

`Have you ever felt your God, tasted your God or smelt your God... in fact, do you have any sensory perception of your God whatsoever?`

[No answer]

`Answer me, please.`

`No, sir, I'm afraid I haven't.`

`You're AFRAID... you haven't?`

`No, sir.`

`Yet you still believe in him?`

`... yes...`

`That takes FAITH!` The professor smiles sagely at the underling. According to the rules of empirical, testable, demonstrable protocol, science says your God doesn't exist. What do you say to that, son? Where is your God now?`

[The student doesn't answer]

`Sit down, please.` The Muslim sits... Defeated.

Another Muslim raises his hand. `Professor, may I address the class?`

The professor turns and smiles. `Ah, another Muslim in the vanguard! Come, come, young man. Speak some proper wisdom to the gathering.`

The Muslim looks around the room. `Some interesting points you are making, sir. Now I've got a question for you.`

`Is there such thing as heat?`

`Yes,` the professor replies. `There's heat.`

`Is there such a thing as cold?`

`Yes, son, there's cold too.`

`No, sir, there isn't.`

The professor's grin freezes. The room suddenly goes very cold. The second Muslim continues, `You can have lots of heat, even more heat, super-heat, mega-heat, white heat, a little heat or no heat but we don't have anything called 'cold'. We can hit 458 degrees below zero, which is no heat, but we can't go any further after that. There is no such thing as cold, otherwise we would be able to go
colder than 458. You see, sir, cold is only a word we use to
describe the absence of heat. We cannot measure cold.`

`Heat we can measure in thermal units because heat is energy. Cold is not the opposite of heat, sir, just the absence of it.`

Silence. A pin drops somewhere in the classroom.

`Is there such a thing as darkness, professor?`

`That's a dumb question, son. What is night if it isn't darkness? What are you getting at...?`

`So you say there is such a thing as darkness?`

`Yes...`

`You're wrong again, sir. Darkness is not something, it is the absence of something. You can have low light, normal light, bright light, flashing light but if you have no light constantly you have nothing and it's called darkness, isn't it? That's the meaning we use to define the word. In
reality, Darkness isn't. If it were, you would be able to make darkness darker and give me a jar of it. Can you... give me a jar of darker darkness, Professor?` Despite himself, the professor smiles at the young effrontery before him. This will indeed be a good semester.

`Would you mind telling us what your point is, young man?`

`Yes, professor. My point is, your philosophical premise is flawed to start with and so your conclusion must be in error...`

`The professor goes toxic. `Flawed...? How dare you...!`

`Sir, may I explain what I mean?`

The class is all ears.

`Explain... oh, explain...` The professor makes an admirable effort to regain control. Suddenly he is affability itself. He waves his hand to silence the class, for the student to continue.

`You are working on the premise of duality,` the Muslim explains. That for example there is life and then there's death; a good God and a bad God. You are viewing the concept of God as something finite, something we can measure. Sir, science cannot even explain a thought. It
uses electricity and magnetism but has never seen, much less fully understood them. To view death as the opposite of life is to be ignorant of the fact that death cannot exist as a substantive thing.

`Death is not the opposite of life, merely the absence of it.` The young man holds up a newspaper he takes from the desk of a neighbour who has been reading it.

`Here is one of the most disgusting tabloids this country hosts, professor. Is there such a thing as immorality?`

`Of course there is, now look...`

`Wrong again, sir. You see, immorality is merely the absence of morality. Is there such thing as injustice? No.`

Injustice is the absence of justice. Is there such a thing as evil?` The Muslim pauses.

`Isn't evil the absence of good?`

The professor's face has turned an alarming colour. He is so angry he is temporarily speechless.

The Muslim continues. `If there is evil in the world, professor, and we all agree there is, then God, if he exists, must be accomplishing a work through the agency of evil. What is that work, God is accomplishing? Islam tells us it is to see if each one of us will, choose good over
evil.`

The professor bridles. `As a philosophical scientist, I don't vie this matter as having anything to do with any choice; as a realist, I absolutely do not recognize the concept of God or any other theological factor as being part of the world equation because God is not observable.`

`I would have thought that the absence of God's moral code in this world is probably one of the most observable phenomena going,` the Muslim replies.

`Newspapers make billions of dollars reporting it every week! Tell me, professor. Do you teach your students that they evolved from a monkey?`

`If you are referring to the natural evolutionary process, young man, yes, of course I do.`

`Have you ever observed evolution with your own eyes, sir?`

The professor makes a sucking sound with his teeth and gives his student a silent, stony stare.

`Professor. Since no-one has ever observed the process of evolution at work and cannot even prove that this process is an on-going endeavour, are you not teaching your opinion, sir? Are you now not a scientist, but a priest?`

`I will overlook your impudence in the light of our philosophical discussion. Now, have you quite finished?` the professor hisses.

`So you don't accept God's moral code to do what is righteous?`

`I believe in what is - that's science!`

`Ahh! SCIENCE!` the student's face splits into a grin.

`Sir, you rightly state that science is the study of observed phenomena. Science too is a premise which is flawed...`

`SCIENCE IS FLAWED..?` the professor splutters. The class is in uproar. The Muslim remains standing until the commotion has subsided.

`To continue the point you were making earlier to the other student, may I give you an example of what I mean?`

The professor wisely keeps silent. The Muslim looks around the room.

`Is there anyone in the class who has ever seen air, oxygen,
molecules, atoms, the professor's brain?`

The class breaks out in laughter. The Muslim points towards his elderly, crumbling tutor.

`Is there anyone here who has ever heard the professor's brain... felt the professor's brain, touched or smelt the professor's brain?`

No one appears to have done so. The Muslim shakes his head
sadly, `It appears no-one here has had any sensory perception of the professor's brain whatsoever. Well, according to the rules of empirical, stable, demonstrable protocol, science, I DECLARE that the professor has no brain.`

NOW IT IS EVERYONE'S CHANCE TO LEARN MORE ABOUT ISLAM, ABOUT GOD, ABOUT THE PURPOSE OF EXISTENCE, CREATION & LIFE, ABOUT THE PROPHETS OF GOD AND ABOUT HIS HOLY BOOKS, ESPECIALLY THE HOLY QUR'AN. THEN IT IS YOUR CHOICE TO BECOME A MUSLIM OR NOT. ALLAH SAYS IN THE HOLY BOOK, `THERE IS NO COMPULSION IN RELIGION`.

`There is no compulsion in religion; truly the right way has become clearly distinct from error; And he who rejects false deities and believes in Allah (The God) has grasped a firm handhold which will never break. And Allah is All-Hearing, All-Knowing` (256)

`Allah is the Protecting Guardian of those who believe. He brings them out of the darkness into the light; As for those who disbelieve, their guardians are false deities. They bring them out of light into darkness...` (257)

AL-QUR'AN, CHAPTER #2, VERSES #256-257 (They are much nicer and more sound in Arabic).

The Muslim sits... Because that is what a chair is for!!!





Delapan Kado Terindah

Aneka kado ini tidak dijual di toko. Anda bisa
menghadiahkannya setiap saat, dan tak perlu membeli !
Meski begitu, delapan macam kado ini adalah hadiah
terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang Anda
sayangi.

KEHADIRAN
Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang
tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir
dihadapannya lewat surat,telepon, foto atau faks.
Namun dengan berada disampingnya. Anda dan dia dapat
berbagi perasaan, perhatian , dan kasih sayang secara
lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas
kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran Anda sebagai
pembawa kebahagian.
NB.: pantes ya.. setiap kali hari raya keagamaan,
orang selalu berbondong-bondong mudik...

MENDENGAR
Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, sebab,
kebanyakan orang lebih
suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Sudah lama
diketehui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia
amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan.
Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan
perhatian pada segala ucapannya, secara taklangsung
kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan
hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda
dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap
utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu
menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia
menuntaskannya. Ini memudahkan Anda memberi tanggapan
yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi
atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan
terdengar manis baginya.

D I A M
Seperti kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan.
Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau
membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya. Diam
juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang
karenamemberinya " ruang". Terlebih jika sehari-hari
kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur,
mengkritik bahkan mengomeli.

KEBEBASAN
Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak
penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang
bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang
jika kita selalu mengekangnya ? Memberi kebebasan
adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan
bukanlah, "Kau bebas berbuat semaumu." Lebih dalam
dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya
kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala
hal yang ia putuskan atau lakukan

KEINDAHAN
Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi
tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik ?
(eh..)Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado
lho. Bahkan tak salah jika Anda mengkadokannya tiap
hari ! Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun
bisa menghadiahkan keindahan suasana dirumah. Vas dan
bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan
yang tertata indah, misalnya.

TANGGAPAN POSITIF
Tanpa, sadar, sering kita memberikan penilaian negatif
terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita
sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya
dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba
hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan
tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu
terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal
yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula,
pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima
kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf ), adalah
kado cinta yang sering terlupakan.

KESEDIAAN MENGALAH
Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran.
Apalagi sampai menjadi cekcok yang hebat. Semestinya
Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta
dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan
itu? Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap
memberikan kado " kesediaan mengalah". Okelah, Anda
mungkin kesal atau marah karena dia telat datang
memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru sekali
itu, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran yang
berlarut-larut ? Kesediaan untuk mengalah sudah dapat
melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari
bahwa tidak ada manusia yang sempurna didunia ini.

SENYUMAN
Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa.
Senyuman,terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa
menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat
dalam keputus asaan. pencerah suasana muram, bahkan
obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan
isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling
kita. Kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman
manis pada orang yang dikasihi ?

Peningkatan ruhiyah di Bulan Ramadhan

Beberapa minggu lagi kita akan kedatangan bulan Ramadhan. Kedatangan Ramadhan tahun ini tentu kita sambut dengan penuh kegembiraan karena insya Allah, kesempatan menikmati ibadah Ramadhan kembali kita peroleh. Target utama dari ibadah Ramadhan adalah semakin mantapnya ketaqwaan kepada Allah Swt(QS 2:183). Sebagai wujud dari rasa gembira itulah, Ramadhan tahun ini tidak boleh kita lewatkan begitu saja tanpa aktivitas yang dapat meningkatkan ketaqwaan diri kita kepada Allah Swt. Maka,persiapan-persiapan kearah itu sudah harus kita lakukan mulai dari sekarang.



Persiapan Menjelang Ramadhan



1.Memperbanyak doa, jika telah memasuki bulan Rajab, maka Rasulullah saw berdoa,



"Allahumma baariklanaa fi rajabi wa sya'ban wa balighna Ramadhan"

"Ya Allah berkahilah kami dalam bulan Rajab dan Syaban dan sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan."



2.Memperbanyak aktivitas puasa di bulan Syaban, seperti yang dilakukan oleh Rasulullah saw dalam hadis Bukhari-Muslim, Aisyah ra. berkata : Tidaklah aku lihat Rasul menyempurnakan puasanya sebulan penuh kecuali pada Ramadhan dan tidak juga aku lihat beliau memperbanyak puasa sunnatnya kecuali di bulan Syaban.



3.Memperbanyak aktivitas tilawah Quran.



4.Segera mengqodho puasa bagi yg belum.



5.Saling maaf memaafkan sesama muslim dan perbanyak istighfar.



6.Mengkaji fiqih yang berkaitan dengan ibadah Ramadhan, sehingga pelaksanaannya berjalan dengan baik berdasarkan pemahaman yang benar.



7.Bikin target ibadah, Buat yang besar kemudian tempel di kamar. Jangan hanya dijadikan sekedar target, tetapi harus juga diamalkan.





8.Segera menyelesaikan segala urusan dunia sebelum ramadhan. Supaya tdk mengganggu aktivitas ruhiyah di bulantersebut lbh baik menyicil dalam menyelesaikan urusan dunia mulai dari sekarang.



Keutamaan Puasa di bulan Ramadhan :

1.Di yaumul Mahsyar

ketika orang yg tdk pernah puasa kelaparan, orang-orang yang berpuasa makan makanan yg lezat



2.Di yaumul Hisab

ketika orang2 deg-degan, kita malah makan2 ^_^



3.Pada saat bulan ramadhan, pahala ibadah sunnah jadi pahala wajib apalagi yg wajib (jadi 70 x).klo perlu bikin tulisan gede yg ngingetin betapa diobralnya pahala ibadah di bln ramadhan.



4.Bulan diturunkannya al qur'an



5.Bulan di mana rezki seorg mukmin akan ditambah



6.Memberikan makanan berbuka buat org yg berpuasa akan diampuni dosanya, dibebaskan dr api neraka dan mendapatkan pahala yg sama dg pahala orang yg berpuasa tsb.



Subhanallah..





Ramadhan.......Here I Come !!



Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

SEMANGAT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Kita diciptakan oleh Allah bukan untuk menjadi pecundang, tapi kita telah disiapkan oleh Allah, berpotensi untuk sukses. Tidak hanya pada ukuran dunia tapi juga untuk ukuran akhirat.